Selasa, 06 Desember 2016

Laporan Kunjungan Industri Teknik Komputer AMIK BSI TEGAL ke PT TELKOM



LAPORAN KUNJUNGAN INDUSTRI
PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk

 
 
 Diajukan Untuk Memenuhi Tugas Kuliah Program Diploma III (D3)
Disusun Oleh:
Nama: Nasrul Fatikhin
NIM: 13160150
Kelas: 13.1A.35

Program Studi Teknik Komputer
Akademik Manajemen Informatika dan Komputer Bina Sarana Informatika
Alamat : Jl.Sipelem No.22 Kota Tegal Telp. (0283) 325114

KATA PENGANTAR
 
            Puji syukur saya panjatkan kehadirat ALLAH SWT yang telah melimpahkan rahmat dan karunia-Nya sehingga saya dapat menyelesaikan tugas laporan kunjungan industri PT TELKOM di Tegal ini dengan baik. Dimana tugas ini penulis sajikan dalam bentuk yang sederhana. Adapun judul penulisan laporan yang saya ambil adalah “LAPORAN KUNJUNGAN INDUSTRI PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk”.
            Tujuan penulisan laporan ini yaitu untuk memenuhi tugas kuliah semester 1 pada program Diploma III (D3) AMIK BSI TEGAL. Sebagai bahan penulisan diambil berdasarkan penelitian dan beberapa sumber literatur yang mengandung penulisan ini. Saya menyadari bahwa tanpa bimbingan dan dorongan dari semua pihak, maka penulisan laporan kunjungan industri ini tidak akan lancar. Oleh karena itu pada kesempatan kali ini saya mengucapkan terima kasih kepada:
1.    Bapak Ir. Naba Aji Notoseputro selaku Direktur AMIK BSI
2.    Bapak Warjiono M.Kom selaku Kepala Cabang AMIK BSI TEGAL
3.    Bapak Angga Ardiansyah M.Kom selaku dosen pembimbing
4.    Staff/Karyawan/Dosen di lingkungan AMIK BSI TEGAL
5.    Kedua orang tua saya yang telah memberi dorongan dan semangat kepada saya
6.    Rekan-rekan yang ikut memberikan bantuanya dalam pembuatan laporan ini, khususnya kelas 13.1A.35
7.    Serta semua pihak yang tidak dapat saya sebutkan satu persatu sehingga terwujudnya penulisan laporan ini. Saya menyadari bahwa laporan kunjungan ini masih jauh dari kata sempurna. Untuk itu kritik dan saran yang bersifat membangun sangat saya harapkan demi kesempurnaan penulisan yang akan datang.

Tegal, 28 November 2016



Penulis

DAFTAR ISI

Halaman Judul
Kata Pengantar
Daftar Isi
BAB I PENDAHULUAN
1.1  Tujuan Kunjungan
1.2  Manfaat Kunjungan
BAB II PELAKSANAAN
2.1 Waktu Pelaksanaan
2.2 Rundown Acara
2.3 Materi Kunjungan
       2.3.1 Materi Kunjungan PT TELKOM
       2.3.2 Materi Kunjungan STO TELKOMSEL
2.4 Dokumentasi
BAB III PENUTUP
3.1 Kesimpulan
3.2 Saran






BAB I
PENDAHULUAN

1.1  Tujuan Kunjungan
Diadakan kunjungan industri bertujuan untuk:
1.      Untuk menambah wawasan informasi serta pengetahuan bagi mahasiswa/mahasiswi
2.      Untuk mengetahui lebih jelas mengenai sistem informasi dan cara kerja PT TELKOM yang berada di Jalan Gajahmada No. 65 Kota Tegal dan STO TELKOM yang berada di Jalan AR Hakim Kota Tegal.
3.      Untuk memenuhi tugas kuliah semester 1 Teknik Komputer AMIK BSI TEGAL.

1.2  Manfaat Kunjungan
Adapun manfaat kunjungan yaitu:
1.      Mahasiswa/mahasiswi mengetahui tata tertib dalam dunia kerja, sehingga mengajarkan  kedisiplinan dan menghargai waktu dalam bekerja
2.      Menambah wawasan dan ilmu mahasiswa/mahasiswi
3.      Melihat secara langsung bagaimana cara kerja di PT Telekomunikasi Indonesia Tbk dan STO Telkom Tegal.


BAB II
PELAKSANAAN

2.1 Waktu Pelaksanaan
Kunjungan AMIK BSI TEGAL dilaksanakan pada tanggal 22 November 2016 di PT TELKOM dan STO TELKOM cabang Tegal.
Dimulai pada pukul 07.30 WIB mahasiswa/mahasiswi sudah berkumpul di kampus AMIK BSI TEGAL. Kemudian pada pukul 08.00 WIB mahasiswa/mahasiswi berangkat menuju PT TELKOM cabang Tegal yang berlamatkan di Jalan Gajahmada No. 65 Kota Tegal dengan menggunakan bus.
Kemudian pada pukul 08.15 WIB peserta langsung memasuki halaman PT TELKOM untuk mengikuti acara inti. Kegiatan selesai pada pukul 10.45 WIB.
Kemudian peserta melanjutkan perjalanan untuk berkunjung ke STO (SENTRAL TELEPHONE OTOMAT) TELKOM di Jalan AR Hakim Kota Tegal. Sesampainya disana peserta langsung memasuki gedung kantor untuk mendapat penjelasan dari pekerja Telkom. Acara dimulai pada pukul 11.00 sampai pukul 12.30 WIB. Kemudian peserta kembali ke kampus AMIK BSI TEGAL.

2.2 Rundown Acara
Hari/Tanggal
Waktu
Kegiatan
Tempat

07.30-08.00
Persiapan
Kampus BSI Tegal

08.00-08.15
Menuju Kantor Telkom
Kampus BSI Tegal
Selasa,
08.15-10.15
Materi
Kantor Telkom
22/11/2016
10.15-11.00
Menuju Kantor Telkomsel
Kantor Telkomsel

11.00-12.30
Materi
Kantor Telkomsel

12.30-12.45
Menuju Kampus BSI
Kampus BSI Tegal

2.3 Materi Kunjungan
2.3.1 Materi Kunjungan PT TELKOM
1. Pembicara PT TELKOM
     Pembicara: M Arif Setyabudi (Kepala Kantor Daerah Telekomunikasi Tegal).
a.       Profil PT TELKOM
PT TELKOM merupakan perusahaan penyelenggara informasi dan telekomunikasi serta penyedia jasa dan jaringan telekomunikasi secara lengkap (Full Service And Network Provider) yang terbesar di Indonesia. Telkom menyediakan jasa telepon tidak bergerak kabel (fixed wire line) dan jasa telepon tidak bergerak nirkabel (fixed wireless), jasa telepon bergerak (cellular), data & internet, dan network & interkoneksi baik secara langsung melalui perusahaan asosiasi.

b.      Visi dan Misi PT TELKOM
Ø Visi
Visi dari Telkom adalah “Be The King In The Region”. Telkom berusaha untuk menjadi raja digital di Indonesia.

Ø Misi
Misi dari Telkom adalah “Lead Indonesian Digital Innovation And Globallzation”. Telkom berusaha memimpin inovasi dan globalisasi perkembangan digital di Indonesia.

c.       Perumusan Strategi Perusahaan
Perumusan strategi perusahaan dimulai dengan penetapan visi dan misi perusahaan yang mengacu pada harapan-harapan pemangku kepentingan, analisa kemampuan internal perusahaan dan faktor-faktor eksternal. Setelah visi dan misi perusahaan ditetapkan, langkah berikutnya adalah pemetaan sasaran strategis sebagaimana dituangkan dalam Corporate Strategy Scario (CSS). CSS ini merupakan hierarki perencanaan tertinggi yang digunakan sebagai acuan utama dalam menyusun perencanaan perusahaan. CSS disusun berdasarkan masukan atau usulan dari Direktorat dengan arahan Direksi dan Dewan Komisaris . CSS diharapkan memenuhi persyaratan dan kondisi tertentu antara lain kuantitatif, dapat diukur, realistis, dapat dipahami, menantang, hierarkis, dan dapat diperoleh. Dalam penyusunan CSS ini digunakan beberapa rujukan, antara lain:
Ø Analisa strength, weakness, oppprtunity, dan threat (analisa (SWOT) untuk mengidentifikasikan kekuatan dan kelemahan internal perusahaan, peluang bisnis dan tantangan persaingan
Ø Portofolio bisnis (portofolio perusahaan, portofolio produk, boston window)
Ø Pangsa pasar/cakupan, kekuatan merek/modal.

2.3.2 Materi Kunjungan STO Telkomsel
1. Pembicara STO Telkomsel
     Pembicara: Erid Ardian K (Sales Outlet & Operation Telkomsel).
a.       Company Profil
Ø Kontribusi Ke Induk
Ø Teknologi
Ø Jangkauan Jaringan
Ø Served Subscriber
Ø Industri Telekomunikasi Dunia
Ø Inovasi Tiada Henti Membangun Negeri
Ø Kontribusi Ekonomi
Ø Kontribusi Pendidikan

b.      Pengenalan Fiber To The Home (FTTH)
           Merupakan suatu format penghantaran isyarat optik dari pusat penyedia (provider) ke kawasan pengguna dengan menggunakan serat optik sebagai medium penghantaran.perkembangan teknologi ini tidak lepas dari kemajuan perkembangan teknologi serat optik yang dapat menggantikan penggunaan kabel konvensional. Dan juga didorong oleh keinginan untuk mendapatkan layanan yang dikenal dengan Triple Play Service yaitu layanan akan akses internet yang cepat, suara (jaringan telepon, PSTN) dan video (TV KABEL) dalam satu infrastruktur pada unit pelanggan.

c.       Komponen Utama
Ø Terminal Saluran Serat Optik (Optical Line Terminal/OLT)
Biasanya ditempatkan pada pusat penyedia layanan provider untuk menghantarkan isyarat layanan kepada setiap pengguna dalam jaringan layanan sistem. OLT juga merupakan titik agregasi suara dari PSTN, data dari penghalang dan video melalui berbagai bentuk sebagai medium penghantaran.
Ø Unit Jaringan Serat Optik (Optical Network Unit/ONU)
Adalah peralatan yang digunakan diakhir jaringan untuk memberikan layanan-layanan yang disediakan kepada pelanggan. Layanan data (internet), suara (telepon), dan video (TV Kabel) diberikan dari ONU dari pelanggan melalui penghantaran media yang sesuai. Secara umum, teknologi FTTH terdiri dari 3 jenis topologi jaringan yaitu jaringan dari titik ke titik, jaringan serat optik aktif, dan jaringan serat optik pasif.

d.      Jaringan Dari Titik Ke Titik (Point To Point)
           Jaringan titik ke titik (P2P) merupakan rancangan jaringan FTTH yang paling ringkas, dimana isyarat dihantar terus dari CO kepada setiap pelanggan dengan satu serat optik dan laser yang terpisah berdasarkan IEEE 802.3ah.
           Serat optik bentuk tunggal digunakan untuk isyarat bolak balik dengan satu kabel serat optik sampai pertukaran setempat (Local Exchange) dan kemudian dipisah untuk masing masing pelanggan pengguna akhir (End User).

e.       Jaringan Serat Optik Aktif (Active Optical Network/AON)
           Jaringan serat optik aktif rangkaian titik ke banyak titik (Point To Multi Point/P2MP). Penggunaan teknologi ini terbatas karena biayanya sangat tinggi. Peralatan-peralatan aktif yang digunakan dalam jaringan AON termasuk Opical Switch, memerlukan tenaga listrik.

f.       Jaringan Serat Optik Pasif (Passive Optical Network/PON)
           Jaringan serat optik pasif juga merupakan jaringan P2MP hampir sama dengan AON. Perbedaanya dimana pada titik komponen aktif digantikan oleh pencerai optik pasif (Passive Optical Splitter). Jika dibandingkan dengan jaringan jenis AON, pemasangan jaringan jenis PON lebih mudah dan murah serta tidak menggunakan komponen elektronik aktif sehingga mengurangi biaya pemeliharaan peralatan. 
2. Komponen-Komponen Di STO Telkomsel Tegal
Ø Metro berfungsi sebagai transmisi jaringan.
Ø DWDM berfungsi untuk membagi isyarat optik dari depan lalu disebarkan ke wilayah lokal serta membagi kapasitas optik apabila kapasitas lebih dari 100 Mega.
Ø Central Local berfungsi untuk menyimpan nomor telepon.
Ø GPON berfungsi untuk pembangan isyarat optik.
Ø DLC yaitu sentral lokal kecil diluar
Ø OTDR yaitu alat yang digunakan untuk menghitung panjang kabel dan untuk mengetahui sambungan optik yang tidak bagus.
Ø Optical Power Meter digunakan untuk mengukur kekuatan kabel yang dikirim atau diterima.
3.  Urutan Proses Pemasangan Serat Optik
OLT >>> FTM >>> FEEDER (kabel bawah tanah) >>> ODC >>> ODP >>> ONT (sudah di rumah).
Keterangan:
Ø OLT: Optical Line Termination.
Ø FTM: Fiber Termination Module.
Ø ODC: Optical Distribution Cabinet.

2.4 Dokumentasi
       





BAB III
KESIMPULAN DAN SARAN

3.1  Kesimpulan
Pt Telekomunikasi Indonesia Tbk dan Telkomsel merupakan perusahaan yang bergerak di bidang jasa penyedia layanan komunikasi terbesar di Indonesia. Pada awalnya Pt Telkom banyak membuat jaringan dengan menggunakan kabel tembaga. Seiring dengan perkembangan teknologi, maka penggunaan kabel tembaga mulai ditinggalkan dan diganti dengan serat optik. Hal ini dikarenakan serat optik lebih baik kualitasnya dibandingkan dengan kabel tembaga.
3.2  Saran
Pada kunjungan ke Pt Telekomunikasi dan Telkomsel ini alangkah baiknya kita menggunakan kabel serat optik untuk memperoleh hasil atau koneksi yang maksimal. Karena kabel serat optik mempuyai beberapa kelebihan, diantaranya: jarak tidak terbatas, kabel serat optik lebih kuat dibandingkan dengan kabel tembaga, lebih akurat, awet, dan dapat disambung.



Jumat, 02 Desember 2016

METODE GREEDY

Logika Dan Agoritma

METODE GREEDY
Disusun oleh:
- Nasrul Fatikhin
- Hutama Bagus Reynaldy
- Fitria Tis'a Tiffani
A. PENGERTIAN METODE GREEDY 
 Metode greedy adalah metode yang digunakan untuk memecahkan persoalan optimasi, ada 2 macam persoalan optimasi, yaitu maksimasi dan minimasi, artinya dengan metode greedy kita bemaksud mencari solusi terbaik, yaitu solusi yang benilai minimum atau maksimum dari sekumpulan alternatif solusi yang ada.
B. PROSES KERJA METODE GREEDY
 Menyelesaikan suatu masalah yang terdiri dari beberapa fungsi pembatas dan satu fungsi tujuan, dengan cara memilih beberapa solusi yang memungkinkan (Feasible Solution/ Feasible Sets), yaitu apabila solusi telah memenuhi fungsi tujuan/ obyektif.
Metode Greedy dapat di gunakan dalam penyelesaian masalah-masalah sebagai berukut :
1. Optimal On Tape Storage Problem
2. Knapsack Problem
3. Minimum Spanning Tree Problem
4. Shortest Path Problem

I. Optimal On Tape Storage Problem
 Adalah bagaimana cara mengoptimalkan penyimpanan, agar data yang tersimpan dapat termuat dengan optimal.
Misal
Terdapat n program yang akan di simpan dalam pita (tape). Pita tersebut mempunyai panjang maksimal sebesat L, masing-masing program yang akan disimpan memiliki panjang L1,L2,L3,.....Ln. Cara penyimpanannya adalah dengan cara penyimpanan secaea tersusun (Sequential). 

Contoh :
Terdapat 3 program. Masing-masing program memiliki panjang 5, 10 dan 3. Tentukan urutan penyimpanannya secara berurutan (Sequential) agar optimal.
Diketahui :
n = 3
L1 = 5
L2 = 10
L3 =   3
ORDERING
D (L)
1, 2, 3
5 + (5 + 10) + (5 + 10 + 3) = 38
1, 3, 2
5 + (5 + 3) + (5  + 3 +10) = 31
2, 1, 3
10 + (10 + 5) + (10 + 5 + 3) = 43
2, 3, 1
10 + (10 + 3) + (10 + 3 + 5) = 41
3, 1, 2
3 + (3 + 5) + (3 + 5 + 10) = 29
3, 2, 1
3 + (3 + 10) + (3 + 10 + 5) = 34



Dari Tabel tersebut, didapat susunan/order yang optimal, yaitu :
Program ke 3 sebagai susunan ke 1
Program ke 1 sebagai susunan ke 2
Program ke 2 sebagai susunan ke 3

b. Knapsack Problem
 Adalah bagaimana menentukan pemilihan barang dari sekumpualan barang dimana setiap barang tersebut  memiliki berat dan profit masing-masing, sehingga didapat pemilihan barang dengan profit yang maksimum.
Ø  Penyelesaian Knapsack dengan Kriteria Greedy 
Konsep dr kriteria yg ditawarkan oleh metode Greedy yaitu :
1.        Pilih obyek (barang) dengan nilai Pi maximal atau terbesar
2.        Pilih obyek (barang) dengan berat Wi minimal dahulu.
3.        Pilih obyek (barang) dgn perbandingan nilai & berat yaitu Pi/Wi yang terbesa.  
Contoh :
Diketahui bahwa kapasitas M = 20kg ,Dengan jumlah barang n=3 ,Berat Wi masing-masing barang (1, W2, W3) = (18, 15, 10),Nilai Pi masing-masing barang (P1, P2, P3) = (25, 24, 15).

Pilih barang dengan Nilai Profit Maksimal
P1 = 25       X1 = 1, dimisalkan sebagai batas atas nilai
P2 = 24       X2 = 2/15, dihitung dengan Fungsi Pembatas
P3 = 15       X3 = 0, dimisalkan sebagai batas bawah nilai

Pilih barang dengan Berat Minimal 
W1 = 18 
X1 = 0, sebagai batas bawah 
W2 = 15 
X2 = 2/3,dihitung dgn Fungsi Pembatas 
W3 = 10 
X3 = 1, sebagai batas atas 
Pilih barang dgn menghitung perbandingan yg terbesar dr Profit dibagi Berat (Pi/Wi) yg diurut secara tidak naik, yaitu : 
P1/W1 = 25/18 karena terkecil maka X1 = 0 
P2/W2 = 24/15 karena terbesar maka X2 = 1 
P3/W3 = 15/10 dengan Fungsi pembatas X3 = 1/2
Dibuatkan tabel berdasarkan elemen dari ke-3 kriteria metode Greedy
Solusi Ke
(X1,X2,X3)
∑WiXi
∑PiXi
PiMax
(1, 2/15, 0)
20
28,2
WiMin
0, 2/3, 1
20
31,0
Pi/Wi Max
0, 1, 1/2
20
31.5

Nilai profit maksimal = 31.5 dengan komposisi yang sama